Tampilkan postingan dengan label The SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The SD. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Juli 2012

Game Spektakuler ...

Begitu cerdiknya guru-guru jaman kita kecil dulu ...
Dengan penuh kesabaran mereka selalu memberikan permainan mendidik setiap kita akan pulang sekolah ...
Kadang kita disuruh cepet-cepetan jawab soal perkalian ...
Kadang kita disuruh jawab pertanyaan pelajaran lain ...
Barang siapa paling cepat menjawab dia berhak pulang duluan ...
Tetapi lebih dari semua itu permainan yang paling aku sukai adalah "anteng-antengan" ...
Barisan mana yang paling anteng, maka dia berhak pulang duluan ...

Sabtu, 03 Desember 2011

Tombak Pembelah Bumi ...

Waktu kegiatan Karang Taruna lagi ngetop saya masih SD. Salah satu kegiatan untuk mencari dana yang diadakan oleh Karang Taruna adalah dengan melakukan pemutaran film di dalam gedung dengan memungut biaya. Biasanya pemutaran dilakukan di gedung Balai Desa dan harta karcisnya Rp. 500,-.
Salah satu filmnya yang mereka putar sangat menghibur para penonton. Film laga silat. Kalau ga salah judul filmnya Panji Tengkorak. Film itu menjadi idola dan terus diceritakan keesokan harinya karena untuk pertama kali kami menonton special effect di mana para pendekarnya bisa mengeluarkan sinar dari pukulannya (kalo sekarang sich sudah bosen banget lihat di Indosiar).
Pokoknya seperti kata Tukul. Puas !!! Puas !!! Puas !!!

Kamis, 01 Desember 2011

Kir-Kiran ...

Waktu kecil di desa saya sering ada acara pengukuran kembali timbangan. Kami menyebutnya kir-kiran. Biasanya diadakan di balai desa (mbali deso). Inilah yang membuat perbedaan kenapa orang zaman dulu lebih bahagia dari orang zaman sekarang.
Acara kir-kiran yang isinya cuma orang mbenerin timbangan saja sudah menjadi semacam obyek wisata dadakan. Yang nonton ramai. Ga kalah sama penjual obat atau tukang sulap lagi beraksi. Sampai mirip pasar dadakan
Yang mengherankan ternyata yang melakukan kir-kiran timbangan itu adalah pegawai dari Badan Meteorologi dan Geofisika.
Padahal menurutku seharusnya yang ngurusi kir-kiran timbangan adalah dari Dewan Pertimbangan Agung. Makanya DPA sekarang tidak ada lagi karena dibubarkan, orang pekerjaan utamanya sudah diambil oleh instansi lain ...

Senin, 14 November 2011

Nonton Chen Lung/Jacky Chen 4 (Edisi Lengkap dr tetralogi Chen Lung)

Namanya juga anak desa, lihat film saja senengnya minta ampun. Ga usah filmya, lihat mobil keliling sama suaranya Pak Dharmo Munding nyiarin film yang mau diputer di gedung film saja sudah girang banget. Apalagi kalo sampai dikasih selebarannya. Luar biasa sensasinya. Serasa jadi orang penting.


Suatu hari saya melihat papan pemberitahuan film Sobo Theatre di Terminal Sapuran. Hari itu film yang diputar berjudul Dragon and Tiger. Bintang utamanya adalah Chen Lung (waktu itu namanya belum ganti menjadi Jacky Chen ). Dengan kemampuan Bahasa Inggris yang super minimalis saya masih bisa menebak bahwa itu artinya adalah naga dan harimau. Wuiihhhh ... Pasti seru sekali ini filmnya ... Film silate ini ... Film kung fu !!!
Apalagi yang main bintang pujaanku pula. Chen Lung. Pasti ramai. Aku langsung lari pulang ke warung. Aku minta uang sama ibukku untuk nonton film itu. Sebenarnya beliau keberatan aku nonton film sendirian ke Wonosobo. Tetapi karena aku ngedrel/merengek-rengek terus akhirnya aku dikasih uang 1.000 rupiah. Perinciannya 200 untuk ongkos angkutan bolak-balik Sapuran-Wonosobo. Yang 250 untuk beli karcis film dan sisanya untuk uang jajan.

Curug Muncar ...

Waktu SD sekolahanku pernah menghadakan acara hiking ke Curug Muncar. Lokasinya cukup jauh. Kata orang-orangnya jaraknya sekitar 25 km dari kota kami. Jadi bolak-balik 50 km. Luar biasa juga kalo dipikir-pikir. Kami anak-anak SD cowok-cewek bisa menempuh jarak itu dengan berjalan kaki dan tidak ada satu orangpun yang pingsan.
Berangkat pagi-pagi jarak 25 km kami tempuh dalam waktu kira-kira 3 jam. Curug Muncar terletak di daerah yang sangat terpencil. Jadi waktu sampai di sana ya cuma ada rombongan kami saja. Ga ada orang lain.
Pas mau sampai dan air terjun sudah kelihatan dari kejauhan aku dengan sifat sok tahu dan sok berano langsung berlari cepat. Berharap menjadi anak yang paling dulu sampai di air terjun. Mungkin aku terinspirasi menjadi terkenal seperti Neil Amstrong. Orang pertama yang mendarat di bulan.

Kamis, 10 November 2011

Tukang Parkir ...

Waktu masih SD aku sering diajak nonton sama bapak ke gedung film. Biasanya film yang kutonton adalah film-film superhero seperti Flash Gordon atau Watari. 
Suatu sore pas habis nonton ternyata motor bapak kehujanan. Jadinya joknya basah kena air. Oleh tukang parkir jok motornya dilap pakai kain.
Selesai melap motor bapakku ngasih duit 50 rupiah (zaman itu 50 rupiah nilainya besar fren ...). Aku berkata dalam hati: "Ternyata cukup menjanjikan juga bekerja sebagai tukang parkir yah ...".
Setelah sampai rumah aku berkata sama ibukku:
"Mau tukang parkire diwei duwit seket karo bapak Bu ...".
("Tadi tukang parkirnya dikasih uang 50 rupiah sama bapak Bu ...".)
"Ngemben nek wis gede arek dadi tukang parkir wae ah. Lumayan ...".
("Nanti kalo sudah besar aku mau jadi tukang parkir saja ah. Lumayan ...").
Ibuku hanya tersenyum-senyum saja mendengar omonganku.
Ternyata sikapku di masa lalu ini menurun pada anakku. Anakku yang cowok pernah punya cita-cita pengen jadi penjaga SPBU. Menurut dia penjaga SPBU duitnya banyak ...
Like father like son ...

Minggu, 30 Oktober 2011

Sopir Setan ...

Sehabis nonton film 'Pengabdi Setan' aku masih dicekam oleh rasa ketakutan. Tapi tahu tidak, aku sebetulnya mengalami sedikit kesalahan membaca judulnya. Tulisan 'Pengabdi Setan' aku baca 'Pengemudi Setan'. Itu karena aku tidak pernah dengar dan tidak tahu arti kata 'pengabdi'. Kalau kata 'pengemudi' walaupun tidak tahu artinya tapi kata-kata ini sudah sering dengar. Makanya masalah ini menjadi cerita tersendiri.
Sehabis nonton film ini aku bertemu saudaraku yang bernama Slamet. Dia sudah SMP, makanya kemampuan Bahasa Indonesianya sedikit lebih oke dari pada aku.
Sama Slamet aku ngomong gini:
"Met ! Nyong entes ndelek film setan-setan. Judule 'Pengemudi Setan'.
("Met. Tadi aku nonton film horor. Judulnya 'Pengemudi Setan'.)

Kamis, 27 Oktober 2011

Film India ...

Waktu masih kecil kami tidak mengenal film India seperti yang kita kenal sekarang ini. Yang kami tahu India adalah nama suku liar yang hidup di pedalaman Amerika Selatan (yang kami maksud sebenarnya adalah suku Indian. Pakai "N"). Yaitu suku yang ciri khasnya memakai topi terbuat dari bulu dan merupakan musuh bebuyutan dari para koboi.
Makanya pas suatu hari kami diajak nonton film India kami agak bingung. Kenapa di filmnya tidak ada orang yang memakai topi bulu dan tembak-tembakan sama koboi. Yang ada malahan orang joget-joget ributnya minta ampun sepanjang film. Sampai-sampai kami mengira bahwa itu adalah pemutaran ekstra untuk iklan film yang akan diputar hari berikutnya.

Rabu, 26 Oktober 2011

Pengabdi Setan ...

Ini adalah judul film horor paling mengerikan sepanjang masa. Saya masih kelas 4 SD waktu nonton film itu. Saking menakutkannya sampai-sampai kalau lagi mandi aku pasti memepetkan bagian belakang badanku ke tembok. Itu aku lakukan agar aku leluasa mengawasi seluruh bagian kamar mandi. Siapa tahu hantunya tiba-tiba muncul di belakngku kan berabe jadinya. Masak kabur terus lari-lari keluar kamar mandi tanpa sehelai benangpun ...
Waktu tidurpun demikian juga. Aku kerudungan selimut semalaman tanpa berani bergerak walaupun sudah terasa sesak napas dan pegal-pegal kesemutan. Kalaupun terpaksa bergerak karena saking pegalnya maka aku akan membuka selimut, menghirup udara segar sebanyak-banyaknya dan bergerak sebanyak-banyaknya sekalian untuk menghilangkan rasa pegal. Maksudnya menabung oksigen dan gerakan untuk bekal tidur kerudungan selimut tanpa gerakan lagi seperti semula. Mirip orang menyelam itulah. Mengambil napas ke permukaan untuk kemudian menyelam lagi.

Kamis, 20 Oktober 2011

Kencing Di Kelas ...

Aku masuk SD pada umur 6 tahun. Pada waktu itu aku masih termasuk agak kekecilan. Jadi mental dan daya nalar dalam mengambil keputusan masih kurang logis.
Contohnya adalah kejadian ini.
Waktu itu masih hari-hari pertama masuk sekolah. Aku sich biasa-biasa saja di sekolah. Ga perlu ditunggui oleh orang tua atau orang lain. Sekolahan waktu masih menggunakan meja dan kursi yang masih menjadi satu yang beratnya minta ampun itu lho. Yang bentuknya mirip kuda-kudaan dari kayu. Yang di bagian atas sebelah depan tepat di tengah-tengah ada lubang (yang sampai sekarang masih bikin aku penasaran karena tetap tidak tahu apa fungsinya).
Aku duduk di bangku deretan nomor tiga dari depan. Hari itu aku kebelet kencing banget. Aku berusaha menahan sekuat tenaga, tetapi lama-lama tidak tahan juga. Karena masih pertama-pertama sekolah makanya saya masih tidak tahu prosedur atau etika minta izin untuk ke belakang. Makanya kemudian aku nekat saja. Aku jongkok untuk kencing di bawah meja. Bentuk meja memang sangat sempurna buat tempat persembunyian. Besar, kokoh dan rapat layaknya benteng pertahanan.

Rabu, 19 Oktober 2011

New ...

Ini adalah salah kata dalam Bahasa Inggris yang selalu menjebak anak kecil. Termasuk aku.
Pernah waktu kecil ada tetangga kami yang baru pindahan dari Jogja. Namanya Mas Kamto. Bersama kedua orang tuanya yang biasa kami panggil Pak De dan Mbok De mereka berprofesi sebagai penjual bakso.
Tenda tempat jualan bakso Pak De ada di dekat terminal sedangkan lapak baksonya Mas Kamto ada di pinggir alun-alun Sapuran.
Suatu hari Mas Kamto baru saja bikin geber (kain penutup warung) baru. Kain itu disablon tulisan begini:
"NEW BAKSO JOGJA".
Suatu sore pas aku lewat depan warungnya Mas Kamto dia panggil aku dan ngomong begini:
"Wik ... Nek kowe biso moco tulisan iki tak upahi bakso sak mangkok!" (Wik ... Kalo kamu bisa membaca tulisan ini tak kasih bakso semangkok).

Selasa, 18 Oktober 2011

The Incredible Ondhot - The Police ...

Waktu main bareng Ondhot sama satu teman saya yang lain yang bernama Gogok kami melihat ada mobil boks terparkir di jalan depan rumahku.
Di bagian depan mobil itu ada tulisan besar " THE POLICE". Aku yang sudah pernah mendapat bocoran bagaimana cara membaca tulisan THE dengan sok pinter mengetes kemampuan Ondhot membaca.
"Nggajal woco tulisan kuwe Ndhot!" ("Coba baca tulisan itu dengan benar Ndhot!").
Dengan penuh percaya diri Ondhot langsung membaca:
"Te po li ce ..."
Aku sama Gogok langsung tertawa terbahak-bahak lagaknya seolah-oleh pinter bahasa Inggris saja. Sebenarnya tertawa saya agak dibuat-buat karena sudah sering mengalami kasus seperti ini. Yang benar-benar tertawa terbahak-bahak adalah Gogok.
Lalu Ondhot bertanya sama Gogok:

Dendeng TIVI ...

Ini bukan perkara main-main atau ngarang. Di Wonosobo memang ada makanan khas yang tidak ada di kota lain. Namanya adalah dendeng TIVI.
Bayangan apa yang terlintas di pikiran Anda bila mendengar nama itu? Apakah sama dengan pikiran kami waktu kecil?
Sesungguhnya waktu kami kecil dulu yang ada dalam bayangan kami tentang dendeng TIVI adalah sebuah pesawat televisi yang gepeng dan remuk. Ya televisi yang dibikin dendeng gitulah.
Padahal sebenarnya ini adalah dendeng daging sapi biasa. Cuma memang mereknya adalah TIVI.
Walaupun harganya mahal, rasanya enak juga loh ...

Steve ...

Ingat ga sama nama ini ?
Bagi orang-orang yang lahir tahun 70-an dan sebelumnya rasanya sangat akrab dengan nama ini. Bagaimana tidak? Pada tahun 70-80'an kebanyakan lakon dalam serial barat yang diputar di TVRI bernama Steve.
Yach mungkin tidak berbeda jauh dengan film-film India di mana kebanyakan lakonnya bernama Arjun atau Vijay.
Tapi karena waktu itu kebanyakan orang masih buta bahasa Inggris maka cara membacanyapun masih sama dengan ejaan Bahasa Indonesia. Yaitu dibaca SETEVE ...

Jumat, 07 Oktober 2011

Sepakbola Ghaib ...

Sebenarnya ini kejadian yang sifatnya biasa-biasa saja bagi orang yang tinggal di dataran tinggi seperti pegunungan Dieng misalnya. Tingginya yang di atas 2000 meter dpl membuat hawanya dingin, oksigen tipis dan sering turun kabut.
Beberapa kali desa kami mengadakan pertandingan sepakbola persahabatan dengan kesebelasan lokal. Biasanya kami berangkat menggunakan truk. Jadi dalam perjalanan suasananya riuh rendah. Rame banget. Angkutan pemain menjadi lebih mirip angkutan suporter saja jadinya.
Kejadian lucu dan uniknya biasanya terjadi pada saat pertandingan berlangsung kemudian ada kabut yang turun ke lapangan.

Selasa, 04 Oktober 2011

Ibuku Seperti Mantili Loh ...

Kejadian ini tidak aku alami sendiri. Aku hanya mendapat cerita ini dari Ibu dan Pak Likku.
Dulu mbah Kakung saya punya kuda. Kuda itu berfungsi sebagai alat transportasi untuk keluarga. Kalo sekarang ya fungsinya mirip motor gitu lah.
Jadi Mbah Kakung dan anak-anaknya (maksudnya ibu, pak lik dan bulik) kalo bepergian agak jauh ya naik kuda. Saya benar-benar ga ngira kalo ibu saya yang lemah lembut ternyata piawai naik kuda. Aku saja naik kuda cuma kalo di Parang Tritis doank. Itu juga dituntun oleh joki aslinya.
Aku jadi pengen banget lihat ibu naik kuda. Bayanganku mirip-mirip pendekar wanita di film Saur Sepuh atawa Tutur Tinular.

Senin, 03 Oktober 2011

Makan Sesajen ...

Bagi banyak orang sesajen mungkin merupakan benda sakral. Tidak ada yang berani ngutak-utik apalagi sampai memakannya. Takut kualat atau terjadi hal-hal buruk yang akan menimpa mereka. Tetapi itu tidak berlaku bagi golongan kami. Orang-orang bandel yang sehari-hari terbiasa hidup di terminal.
Kalo lagi musim petani bikin sesajen (biasanya musim panen) itu justru adalah saat yang kami tunggu-tunggu. Kami akan berangkat memancing dengan hati riang gembira. Kalo biasanya kami pulang dalam keadaan lapar maka pada musim panen kelaparan tidak menjadi resiko. Karena begitu lapar menyerang kami akan keliling di sawah-sawah petani yang biasa ada sesajennya. Biasanya di tempat petani memisahkan bulir padi dengan batangnya.

Sabtu, 01 Oktober 2011

The Incredible Ondhot: Shooting ...

Suatu hari ada petugas dari dinas PU sedang melakukan pengukuran untuk membangun jalan raya. Mereka menggunakan semacam alat pengukur yang cara menggunkannya mirip kamera shooting.
Namanya juga di desa. Acara ngukur jalan saja banyak yang nonton. Waktu itu aku lihatnya dari depan warung Mbah Putriku bareng Bu Lik-ku.
Beberapa waktu kami lihat Ondhot datang dan bertanya:
"Ndelok opo siy ?" ("Lihat apa sich ?")
Dasar  Bu Lik-ku orangnya agak-agak sableng, pertanyaan Ondhot itu dijawab begini:
"Kae agi ono shooting film ..." ("Itu lagi ada shooting film ...").

Jumat, 23 September 2011

Super Argo ...

Waktu masih SD aku mengenal sosok super hero yang sekarang popularitasnya sudah hampir hilang. Namanya Super Argo.
Kostumnya mirip-mirip Captain Amerika. Hanya di bagian punggungnya ada sayap kecil menyerupai sayap burung penghisap madu (hummingbird). Kelebihannya mirip-mirip Superman.
Yang menjadi pertanyaan apa arti nama Super Argo ya ?

Selasa, 20 September 2011

Elis si Penyanyi Dangdut ...

Waktu aku kecil ada penyanyi dangdut lokal yang terkenal banget karena suaranya memang bagus. Namanya Elis. Dia berasal dari Kertek. Karena suaranya yang bagus suatu hari dia akan tampil di televisi. Yaitu TVRI stasiun Yogyakarta.
Tetapi rupanya nasib dia lagi kurang beruntung. Pada saat tampil di televisi yang rupanya suaranya sudah direkam sebelumnya (lipsing) dia lupa pura-pura nyanyi padahal suara vokal sudah terdengar.