Minggu, 31 Juli 2011

Baterai National ...


Suatu sore radio di rumahku habis baterainya. Bapak dan Pak Lik-k menyuruh aku membelinya ke toko.
"Tukokno batu tanggung merk National kono ..." ("Belikan batu baterei ukuran tanggung merk National sana ...").
Dengan penuh semangat aku lari. Aku menuju warungnya mbah Jelani yang tidak jauh dari rumahku. Sesampainya di sana aku langsung merasa girang. Kulihat di etalase toko ada baterei merk National. Aku langsung membelinya.

Selamat Berpuasa ...


Barang siapa meyakini ajaran agama lain mengajarkan kekerasan, maka itu berarti belum ada kasih sayang dalam hatinya. Karena tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan. Kalo tidak percaya, silahkan pelajari ajaran agama apapun.
Dan barang siapa meyakini bahwa ajaran agama tertentu adalah sumber kekerasan dan meyakini bahwa hanya ajaran agama dia sendiri yg mengajarkan kasih sayang, maka dia akan menanggung malu dan kecewa.
Karena sesungguhnya semua agama mengajarkan kasih sayang dan perdamaian. Dan kekerasan bisa dilakukan oleh penganut agama apapun, bukan oleh ajaran agama apapun ...
Selamat menunaikan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan batin ...

Puasa ...

Seingat saya, pertama kali saya melakukan puasa adalah waktu masih TK. Tentu saja saya lemes bukan main. Tapi tetap saja aku tahan-tahan sampai maghrib.
Keadaan paling menyiksa adalah sekitar jam 9 sampai jam 11 pagi, lapar dan lemesnya luar biasa. Kalo sudah lewat tengah hari sich tinggal lemesnya thok. Yang paling bikin kesel, sudah tahu ada anak kecil puasa, kedua pak lik-ku, yaitu Pak Oyo dan Pak Oto bukannya membantu dengan memberikan suport atau gimana kek, tapi malah menggoda puasaku terus.

Sabtu, 30 Juli 2011

Tulisan Arab ...


Waktu kecil saya sama teman-teman suka banget main ke pasar cari kardus berkas kemasan. Pokoknya segala macam kemasan. Entah itu kardus sabun, rokok, obat-obatan, dan lain-lain. Kardus-kardus itu kami kumpulkan untuk bermain-main seolah-olah kami memiliki toko.
Kami suka sekali melihat lagak para penjual yang sering kesulitan mencari barang dagangannya kalo lagi ada pembeli. Jadi kamipun begitu juga. Kalo lagi main pasar-pasaran dan pas ada yang pura-pura beli, kami pasti berlagak seolah-olah kami kesulitan mancari lokasi barang yang akan dibeli itu.

The Monster ... (Edisi Revisi)


Pagi (kepagian banget rasanya) itu aku bermain bola. Bangun sejak subuh. Padahal semalaman gak bisa tidur karena baru beli bola plastik baru (bola plastik yang putih belang-belang biru atau merah itu lho). Pengen cepet pagi supaya bisa cepet-cepet main bola.
Tapi pagi itu aku agak egois. Anak-anak yang boleh ikutan main hanya anak-anak yang telah aku pilih saja. Orang yang tidak sealiran kepercayaan permainan denganku tidak boleh ikutan nyentuh bola baruku. Sedang asyik-asyiknya main bola dengan strategi tiki- JNE taka dengan pola 2-1-1 (karena yang main cuma 4 orang termasuk kiper), temanku Budi datang dan nyelonong saja ikutan main. Padahal dia bukan salah satu teman yang terpilih.

Arnold Schwarzenegger ...

Waktu aku kerja di KPP Sampit ada seorang Kasi yang bernama Pak Seger Rahardjo. Tetapi kami lebih mengenal dia dengan nama: ARNOLD SCHWARZENEGGER RAHARDJO ...

Jumat, 29 Juli 2011

Pasukan Berani Mati ...


Ingat zaman SD betapa besarnya rasa nasionalisme kami waktu itu. Saat upacara Agustusan, saat melihat Elyas Pical bertanding, saat Tim Thomas beraksi, dan lain-lain. Begitu juga kalo pas ada pemutaran film-film bertemakan perjuangan memperebutkan kemerdekaan. Contohnya adalah film Pasukan Berani Mati, Janur Kuning, Serangan Fajar, Kereta Api Terakhir, dan lain-lain. Pastilah rame ditonton pemirsa dari segala lapisan masyarakat.

Rendah Hati ...

Seseorang yang memiliki sesuatu yang patut dibanggakan/disombongkan biasanya malah punya kepribadian rendah hati ...

Kamis, 28 Juli 2011

Teka-Teki Berhadiah ...


Anda tentunya sering melihat bangkai anak kucing di jalan raya. Terutama bagi Anda yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang dan lain-lain.
Umumya bangkai anak kucing itu sudah gepeng karena terlindas kendaraan yang lalu lalang.
Pertanyaannya:
Kenapa sebagaian besar bangkai yang ada di jalan raya adalah bangkai anak kucing?
Darimana anak kucing yang mati itu berasal?

Silahkan kirim jawaban Anda melalui shoutbox, email atau komentar.
Jawaban tidak dibatasi. Diperbolehkan lebih dari satu jawaban.
Jawaban ditunggu sampai dengan tanggal 10 Agustus 2011, atau sampai ada jawaban yang benar.

Hadiah I   : Pulsa Rp. 25.000,-
Hadiah II  : Pulsa Rp. 10.000,-
Hadiah III : Pulsa Rp.   5.000,-

Selamat mencoba ...
Terima kasih ...

Shell ...


Pada waktu awal-awal pindah ke Jakarta (sekitar tahun 2007), saya selalu mengendarai motor untuk pergi ke kantor. Motornya sudah cukup berumur. Seumur-umur motor itu selalu diisi premium di SPBU pertamina. Kalo lagi apes ya di tukang bensin eceran di pinggir jalan.
Suatu pagi waktu berangkat kerja kulihat indikator bbm sudah terlihat mau habis. Aku langsung mencari SPBU. Karena yang pertama kulihat adalah SPBU Shell yang di Senen ya aku masuk saja. Ternyata aku lihat tidak ada tulisan premium di SPBU ini. Daripada malu ya kubeli saja yang paling murah.
"Berapa Pak "
"Isi penuh saja mbak !" kataku dengan nada bangga-bangga kampungan.
Yach, sekali-sekali kamu merasakan sop buntut ya tor ...
Masak seumur hidup makannya sayur bening terus ...

Tangan Di Atas & Tangan Di Bawah ...

Tak selamanya meminta selalu lebih buruk daripada memberi ...
Adakalanya meminta lebih baik daripada memberi ...
Contohnya adalah:
Meminta nomor rekening lebih baik daripada memberi nomor rekening ...

Nih nomor rekeningku kalo kalian mau :   141 000 142 5896 ...

The Incredible Ondhot - Jurassic Park ...


Cerita ini saya alami waktu liburan pulang kampung ke Purworejo (waktu kuliah keluargaku tinggal di Purworejo). Saat itu lagi ngetop-ngetopnya film Jurassic Park. Aku sendiri sebenarnya sudah pernah nonton. Tapi untuk film-film model begini aku bisa nonton berkali-kali. Special effectnya itu lho ...

Rabu, 27 Juli 2011

Pesan Buat Para Pendiri Partai ...


PERINGATAN DARI RAKYAT

Jika saudara-saudara sekalian hendak mendirikan partai. Maka selaku rakyat kecil saya memperingatkan saudara semua untuk mendirikan partai besar atau partai kecil sekalian. Karena jika kalian mendirikan partai sedang atau partai menengah atau partai mediokre, anda akan selalu merasa terhina di manapun anda berada. Karena tidak ada rumah makan atau tukang sablon yang mau melayani kalian. Mereka akan menolak semua pesanan dari partai menengah. Mereka hanya menerima pesanan dari partai besar dan partai kecil.
Demikian peringatkan ini kami sampaikan untuk diindahkan ... 

James Bond 007 ...


Ini kejadian waktu saya masih SD. Hari itu adalah hari lebaran. Saya bersama rombongan (Kuat, Ondhot, Orip, Sarno dan Siwal) lagi main ke saudara kami yang ada di Purworejo ( Main ke  kota lah ceritanya ...).
Dengan tingkah laku penuh tata krama dan keanggunan ala John Robert Power khas anak kampung, kami jalan-jalan keliling kota. Apa-apa ditunjuk-tunjuk.

Belum Pernah Ketemu ...

Seumur-umur saya belum pernah ketemu sama cewek gondrong loh ...

Selasa, 26 Juli 2011

Jambret Budiman ...

Kejadian ini dialami oleh temanku Sholehudin. Hari itu kami akan menjalani penelitian khusus (litsus). Litsus diselenggarakan di Kantor Departemen Keuangan di kawasan Lapangan Banteng. Kami berangkat bareng-bareng dari kampus dengan mencarter taksi premium super mewah alias bis Kopaja. Tapi pulangnya sendiri-sendiri.

Evita & Evi Ta ...


Peron dan Mala adalah sepasang saudara kembar yang  lahir ke dunia. Sayang takdir memisahkan mereka sejak lahir. Satu di Indonesia satu di Argentina ...
Semoga kalian bisa cepat berkumpul kembali ...

Who Wants To Be A Millionaire ...


Yang mana yang biasa digunakan istrimu kalo lagi merah ...

Keajaiban Not ...

Jika ditekuni, not-not lagu bisa menghidupi banyak orang. Gak usah menggunakan semua not. Dengan satu not pun seseorang sudah bisa menghidupi diri sendiri.
Misalnya:
Sol = Keliling perumahan sambil teriak sol ... sol ... sol ...
atau
Mi = Keliling perumahan sambil teriak mi ... mi ... mi ...

Senin, 25 Juli 2011

Sinetron Para Pencari Tuhan ...


Cerita ini terjadi pas aku mudik ke Wonosobo. Masih dalam suasana bulan Ramadhan.
Sehabis buka puasa aku, istri sama adikku nonton sinetron Para Pencari Tuhan. Menurutku ini adalah satu-satunya sinetron yang tersisa yang masih bisa ditonton di tengah serbuan sinetron-sinetron yang kebanyakan berkategori "Tiada Mutu Tanpa Guna".

Indikator Institusi ...

Bersih tidaknya suatu institusi dapat di nilai dengan suatu indikator yang sangat sederhana. Yaitu dari kebiasan makan para karyawannya.
Ciri-ciri sebuah instansi yang bersih yaitu apabila karyawannya makan bersama di rumah makan, bayarnya sendiri-sendiri. Atau setidak-tidaknya dibayarin dulu, baru nanti diganti di kantor (bila malu). Pada awalnya saya meragukan pendapat yang dikeluarkan oleh Nurkholis Madjid ini. Tetapi setelah mengalami sendiri, ternyata teori ini kebenarannya mendekati 100%.

Minggu, 24 Juli 2011

Akrobat Maut ...


Di daerah kami ada toko bangunan yang termasuk sebagai toko serba ada. Karena selain bahan bangunan, toko itu juga menjual baju, obat-obatan, alat tulis, dan lain-lain. Yang punya namanya Pak Wir.
Di belakang toko itu ada jurang yang dalam. Di tempat itulah toko itu biasa membuang sampah bangunan yang berupa potongan-potongan dan pecahan-pecahan kaca. Pecahan kaca memenuhi lereng-lereng dan dasar jurang. Itu karena pembuangan pecahan kaca di situ sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun.

Bisnis Tiket Pesawat ...


Saya pernah membuka sebuah iklan yang menawarkan bisnis tiket online di Det*k.com. Di situ diterangkan bahwa hanya dengan membayar Rp. 150.000, - kita akan langsung dapat berjualan tiket secara online. Keuntungan yang ditawarkan sungguh menggiurkan. Keuntungan berasal dari dua sumber. Yang pertama, keuntungan yang berasal dari selisih harga penjualan tiket. Yang kedua adalah keuntungan yang berasal dari semacam downline yang kita miliki. Transaksi yang dilakukan oleh downline otomatis akan mendatangkan keuntungan buat upline-nya.

Tukang Mandi Profesional ...

Waktu kecil aku susah banget mandi. Tiap sore aku harus main kejar-kejaran sama Pak Lik-Pak Lik-ku. Kalo ketangkap langsung dimandiin.
Tapi kalo yang ngejar-ngejar Bu Lik-ku, aku tenang saja. Gak mungkin ketangkap lah. Kalo Bu Lik yang ngejar,  kami pake strategi lain. Biasanya dari jauh kami tawar-menawar. Berapa aku dikasih duit agar mau mandi. Kalo kesepakatan tercapai, baru aku mau dimandiin.

Bom Norwegia ...


Korban Bom Norwegia Bertambah Jadi 91 Orang  

Desika Pemita
23/07/2011 14:34
Liputan6.com, Oslo: Pemerintah Norwegia melalui kepolisian mengeluarkan pernyataan, Sabtu (23/7) pagi, tengah menginvestigasi pelaku dua insiden tersebut [baca: Pelaku Teror Penembakan Tertangkap]. Pelaku bernama Anders Behring Breivik akan dikenakan tuduhan atas menteror kehidupan publik dengan pemboman dan penembakan.

Jika terbukti bersalah, pelaku akan dikenakan hukuman penjara selama 21 tahun. Namun, saat ditanya mengenai motif di balik dua insiden di Norwegia, polisi menolak memberikan informasi mengenai hal itu. Mereka mengatakan, polisi baru bisa menemukan senjata yang digunakan pelaku.

Polisi juga meminta kepada masyarakat yang sempat mengabadikan teror penembakan di Pulau Utoya untuk menyerahkan video itu kepada pihak kepolisian. Kepolisian akan menggubnakan video rekaman tersebut sebagai bukti.
Sementara itu, jumlah korban tewas akibat ledakan dan penembakan di Norwegia terus bertambah, hingga mencapai 91 orang dilaporkan tewas [baca: Korban Ledakan Oslo Mencapai 80 Orang]. (CNN/BBC/ARI)
Sumber: Liputan 6 ...

The Incredible Ondhot - Ayunan Rafia ...

Di belakang warung mbah Putriku ada besi bekas pagar pembatas sungai. Besi itu melintang setinggi kira-kira 2 meter. Kami biasa memanfaatkan besi itu untuk membuat ayunan.
Cara membuat ayunan di situ sangat mudah. Ayunan kami buat menggunakan kain/jarik atau sarung. Tinggal dililitkan dan ayunanpun siap dipakai.

Sabtu, 23 Juli 2011

Kakek Penjual Lotre ...


Pas SD, salah satu acara favorit kalo lagi istirahat bagi anak-anak adalah melihat atau membeli lotre ndog cicak. Saya sama Sarno seneng banget beli lotre ini. Bentuknya berupa lintingan kertas yang dibungkus plastik dan dikasih beberapa butir permen ndog cecak (berbeda dengan kemasan lotre ndog cecek yang dijual Pak Rahmat).

WC Mampet ...


Tahun 1995 aku mendapat tugas dari kampus untuk menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Surabaya. Hari masuk kantornya waktu itu adalah hari Senin sampai Jumat. Hari Sabtu dan Minggu libur. Biasanya di hari libur ini aku pergi jalan-jalan.
Di salah satu hari Minggu itu aku pernah jalan-jalan ke Tunjungan Plaza (TP). Aku bermaksud nonton film Forrest Gump. Film yang lagi ngetop waktu itu. Setelah beli tiket aku duduk dan menunggu theater di buka. Biasanya pengumumannnya berupa rekaman suara wanita yang diputar melalui pengeras suara. Aku kenal banget suara siapa itu. Itu adalah suara Maria Ontho. Narator sandiwara radio "Saur Sepuh".

Salah Model ...

Waktu masih tugas di Sampit, biasanya aku potong rambutnya di salon Adam. Menurutku potongannya bagus dan harganya cukup murah. Yaitu Rp. 4.000,-. Karena ingin meningkatkan pelayanan, salon itu memasang AC. Akibatnya dia menaikkan harga potong rambut menjadi Rp. 7.500,-. Cukup mahal untuk ukuran waktu itu.
Sayapun mencoba potong rambut di salon yang sudah ber-AC. Tapi ternyata keadannya tidak seperti yang kuinginkan. Rupanya lebar ruangan dengan kekuatan AC yang dipasang tidak seimbang. Bukannya menjadi dingin, hawanya malah makin panas.

Lusitania Expresso ...


Siang itu aku sedang dalam perjalanan menuju familiku di daerah Jakarta Utara. Aku naik bis Patas PPD P24 jurusan Blok M-Muara Karang. Di daerah Slipi ada penjual koran masuk. Dia menawarkan majalah Tempo dengan harga sangat murah. Yaitu hanya Rp. 500,- per eksemplar. Padahal kulihat covernya adalah topik yang lagi ngetrend saat itu. Yaitu liputan tentang kapal Lusitania Expresso yang akan berlayar menuju Timor Timur.

Jumat, 22 Juli 2011

Nylemur ...


Cerita ini terjadi waktu saya masih kelas 1 SD. Saya ikut Pal Lik saya Pak Oto dan temannya, yaitu Cutang (Ga tahu kenapa kok namanya mirip kaki jangkrik bagian belakang). Seperti biasa setiap Wage (hari pasaran di tempat kami) kami selalu berwisata, yaitu jalan-jalan ke pasar. Biasanya kami melihat penjual pisau, ikan atau penjual obat.

Kamis, 21 Juli 2011

Markeso 2 ...


Bakol obat yang satu ini memang tergolong luar biasa. Fenomenal !!!
Saya sendiri yang rumahnya deket pasar, gak bosan-bosannya lihat atraksi dia selama bertahun-tahun. Entah mainannya, entah sulapannya, entah hewan-hewan yang dibawanya, bahkan barang dagangannya yang berupa obat itupun semuanya mampu menyedot perhatian pemirsa.

Markeso ...


Ini adalah selebritisnya kota Wonosobo di era 70-80'an. Selebritis papan atas malahan. Hampir semua warga Wonosobo, apalagi yang suka platasan ke pasar pasti mengenal mereka. Mereka bukanlah sebuah grup Boy Band. Mereka hanyalah sekelompok penjual obat keliling dengan modal tenda besar, mic, Toa, mainan anak-anak dan keahlian sulap ala kadarnya. Setiap hari dengan mereka gigih menyambangi pasar demi pasar di wilayah Wonosobo. Jajah deso milang kori menyesuaikan jadwal hari pasaran di masing-masing kota.

RKPTD - Minyak Rambut ...


Tidak cukup hanya memakai memgandalkan shampo untuk merawat rambut, para puteri jaman dulu juga melumuri rambutnya dengan minyak rambut. Ini demi menjaga kondisi rambut agar tetap indah dan harum.
Biasanya mereka menggunakan minyak orang-aring. Cairan berbau harum berwarna hijau yang dikemas dengan botol yang bentuknya sangat khas ini adalah sahabat setia rambut kaum wanita tempo doeloe.
Rambut wanita yang memakai minyak orang-aring akan terlihat hitam, basah dan mengkilat.

Rabu, 20 Juli 2011

RKPTD - Shampo


RKPTD adalah singkatan dari Rahasia Kecantikan Putri Tempo Doeloe.
Jadi untuk tulisan yang ada singkatannya itu berarti kita sedang membahas tentang apa yang menjadi rahasia kecantikan, keanggunan dan keseksian kaum hawa pada era 70-80-an.
Karena banyak sekali barang-barang yang terlibat di dalamnya, makanya agar lebih jelas mari kita kupas satu demi satu.
Kita mulai dari ujung rambut.

Televisi Baru 2 ...


Beberapa hari setelah punya tv baru saya jalan-jalan ke pasar. Di perjalanan menuju pasar saya melihat ada penjual karkir/sticker di karcisan/gerbang pasar. Saya memang suka melihat penjual sticker ini. Biasanya saya suka beli yang sticker gambar naga menyemburkan api.

Televisi Baru ...


Tanggal 07 Juni 1980 adalah hari ulang tahu pertama Iis adikku. Tapi tanggal itu juga menjadi tanggal istimewa buat kami semua. Itu karena pada hari itu bapakku membeli televisi baru. TV hitam putih 14 " merk Sharp. Kotak tv-nya masih yang terbuat dari triplek.

Selasa, 19 Juli 2011

Sandiwara Radio ...


Waktu saya masih di SMP 2 Purworejo saya sempat heran sama teman-teman yang suka dengerin sandiwara radio yang judulnya Saur Sepuh. Waktu itu saya sich muak banget sama acara yang model beginian. Kampungan kataku. Bahkan saking keranjingannya, beberapa teman dibela-belain bawa radio ke sekolahan. Kalo pas sandiwara ini diputer, mereka pura-pura izin ke belakang demi dengerin ini acara.

Pulo-Pulo ...

Waktu SD saya punya teman yang namanya Bagio (bukan keturunan Italy lho ...). Teman-teman memanggil dia "Pulo-Pulo".
Kenapa dia mendapat julukan demikian ?
Karena selama 6 tahun sekolah di SD setiap disuruh maju untuk menyanyi, lagu yang dia nyanyikan tetap sama. Hanya satu lagu. Yaitu lagu:
" Dari Sabang sampai Merauke ... Berjajar Pulo-Pulo ..." 

Blawu Tjap Kalong ...


Blawu adalah semacam obat yang digunakan sebagai pemutih pakaian (Apa pembiru pakaian ya?). Yang paling ngetop adalah Blawu Tjap Kalong. Tapi waktu saya kecil, blawu ini justru lebih terkenal sebagai obat gondongan (radang kelenjar ludah). Saya pikir dulu penyakit gondongan itu disebabkan oleh kebiasaan meniup plembungan/balon. Dan ciri-ciri penyakit gondongan ini adalah rahang dan pipi penderita akan bengkak dan berwarna biru. Ternyata warna biru ini berasal dari warna blawu yang dioles-oleskan ke pipinya.

Kripyik/Unther 2 ...


Suatu malam ketika ada pertunjukan wayang kulit di daerah Sirandu-Kepil saya diajak kenalan untuk menontonnya. Sebenarnya maksud dia ngajak saya bukan masalah nonton wayangnya, tapi yang penting saya disuruh jadi unduk/orang yang pura-pura pasang di lapak judi dia untuk menarik orang lain agar ikutan masang.
Saya mau saja karena memang saya hobi banget sama yang namanya wayang kulit. Walaupun malam hari berjalan kaki menempuh jarak yang jauh tetap saya bela-belain.

Menatap ...

Dalam beberapa hal, orang Jakarta jauh lebih kuat daripada orang Surabaya.
Buktinya kalo orang Jakarta menatap tembok berkali-kali gak masalah ...
Tapi kalo orang Surabaya, menatap tembok sekali saja bisa benjol-benjol pingsan ...

Pengetahuan Keren ...

Di benak kami waktu SD, menurut kami istilah-istilah berikut artinya adalah:
Sekolah Terbuka = Sekolah yang ga pake atap. Jadi kalo panas kepanasan. Kalo hujan kehujanan ...
Pemeran Pembantu = Bintang film yang tugasnya berperan sebagai pembantu ...
Bintang Tamu = Artis yang kebetulan datang pas lagi bikin film. Terus sekalian saja disuruh main ...
Kawin Lari = Kawin sambil lari-lari ...
Kumpul Kebo = Kumpul sama kebo ...
Cuci Gudang = Gudang dikosongkan kemudian dipel ...
Cuci Mulut = Berkumur-kumur ...

Bersambung ...

Huston Kenik ...


Pagi itu aku lagi omong-omongan sama Lukman, teman satu kost. Kami membicarakan tentang film serial yang diputar di tv semalam. Menurut kami film tadi malam bagus dan rame. Judulnya Houston Knights. Pemeran utamanya adalah Michael Pare.
Di tengah perbincangan kami muncullah bapak kost.
Sama kami dia bilang begini:
"Pelm nyang tadi malam itu kan. Guwe juga demen banget tuh. Film Huston Kenik kan ..."
Bang ... Kenikmatan Tabu kaleee ...
Kami berdua saling berpandangan ... Wak ... Wak ... Wauwauwauw ... 

Senin, 18 Juli 2011

Kripyik/Unther ...


Kripyik atau unther adalah Bahasa Wonosobo-nya untuk judi rolet. Yaitu judi yang menggunakan media semacam piringan bernomor dan jarum penunjuk dari paku. Pemasang menaruh duit di angka di papan. Yang angka pasangannya pas dengan jarum penunjuk pada saat piringan yang berputar berhenti akan memenangkan hadiah. Jaman itu operasi dari polisi belum segencar sekarang. Ada istilah kuda untuk memasang angka dobel yang jejer. Ada istilah mrapat untuk masang di empat angka sekaligus.

Kuch Kuch Hota Hai ...


Ini terjadi pada waktu saya masih kerja di KPP Sampit. Waktu itu lagi ngetop-ngetopnya film India berjudul Kuch Kuch Hota Hai. Adik-adik sama teman-teman saya sering bilang bahwa film ini bagus banget. Meskipun sudah banyak rekomendasi dari teman sama saudara, saya tidak pernah tertarik untuk menonton film India. Menurut saya film India pasti tidak bermutu. Isinya paling-paling tidak jauh dari jogad-joged, polisi korup sama pengadilan. Saya tetap tidak mau menonton.

Teman Serupa ...

Bolak-balik pindah kantor. Di manapun saya bekerja saya selalu bertemu dengan teman yang pola pikirnya seperti ini:
Berharap dapat undian mobil mewah dari bank/lainnya. Kemudian mobil tersebut akan dia jual. Hasil penjualan akan dia gunakan untuk membeli mobil yang lebih sederhana, beli rumah yang tipe sedang, sebagian buat buka usaha dan sisanya ditabung/deposito. Usaha yang ingin mereka bukapun rata-rata mirip. Yaitu kalo gak fotokopian, wartel/warnet ya depot air isi ulang. Pola pikir seperti ini menurut saya sama sekali tidak kreatif..
Tapi saya sendiri termasuk yang model begini ga ya? Kalo dapat undian, usaha yang ingin saya buka kan jualan pulsa ...
Jas bukak iket blangkon ...
Sama jugak sami mawon ...

Undian Teh ABC ...

Peristiwa ini terjadi waktu saya masih SMP. Waktu itu pabrik teh A*C mengadakan undian. Hadiahnya sangat menarik. Ada mobil, motor, uang tunai, dan lain-lain. Kami sangat antusias menyambutnya. Maksudnya kami adalah saya, Pak Lik saya Pak Oyo, Kuat sama Sarno.
Setiap ibuk kulakan teh A*C kami langsung berebut mengambil kuponnya. Menurut informasi yang ada di kupon, pengumuman pemenang akan diumumkan pada tanggal 14 Juli 1987 di harian Kompas.
Saya, Pak Oyo sama Kuat mendapat kupon cukup banyak. Masing-masing mendapat lebih dari 10 kupon undian. Sedangkan Sarno hanya mendapat satu kupon undian.

The Incredible Ondhot - Sari Manis ...

Ibunya Ondhot adalah penjual es buah. Untuk pemanisnya, disamping menggunakan gula asli, beliau juga menggunakan pemanis buatan/sari manis cap "Mobil".
Yang namanya Ondhot itu kan tukang ngarang, saya yakin dia belum pernah mencicipi rasa yang namanya sari manis itu. Tapi dia selalu bilang sama saya kalo sari manis itu rasanya enak sekali. Dia terus mempengaruhi aku agar membeli sari manis.

Minggu, 17 Juli 2011

Baca Puisi ...

Jaman saya masih SD, kota tempat saya tinggal masih termasuk kuno banget peradabannya. Ndeso banget istilah kerennya. Jadi kalo melakukan apa-apa, akan kelihatan keluguannya. Kaku tanpa ekspresi.
Salah satu contohnya adalah kejadian waktu saya masih SD. Kalo kami disuruh maju ke depan kelas untuk bernyanyi atau membaca puisi, kami akan melakukannya tanpa gaya atau ekspresi sama sekali. Pokoknya nyanyi atau baca puisinya mirip upacara. Gayanya adalah sikap sempurna. Kaku !! Itu kami lakukan karena sebagai orang desa, sifat kami masih lugu banget. Kami malu kalo waktu nyanyi atau baca puisi harus pakai gaya segala.

Lelucon Menyedihkan ...

Ini adalah daftar beberapa lelucon yang saat ini akan membuat Anda mengelus dada prihatin karena sedih jika mendengarnya:

1. Apa bedanya Suparman dengan Superman ?
Jawab: Suparman CD-nya di dalam, Superman CD-nya di luar,
2. Apa bedanya manusia dengan semut ?

Sabtu, 16 Juli 2011

Takut Mati ...

Suatu hari saya bersama teman saya Pak Haji Masyur mendapat tugas mengantarkan kepala kantor yang akan mengikuti rapat di Jakarta. Kepala kantor kami akan menuju Jakarta melalui Bandara Tjilik Riwoet, Palangkaraya. Karena takut ketinggalan pesawat kami berangkat sehari sebelumnya. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga akibat buruknya kondisi jalan yang akan kami lalui.

Teka-Teki 4 ...

Negara mana yang paru-parunya paling jelek ... ???
Langsung tak jawab ya: Maroko ...

Banjir Darah ...

Suatu hari di perjalanan mudik dari Surabaya ke Wonosobo kami mengalami kemacetan yang sangat parah. Ini saya alami di daerah Sragen. Dari para pengendara arah sebaliknya kami peroleh informasi bahwa penyebab kemacetan adalah sebuah kecelakaan. Ada truk barang bertabrakan dengan Daihatsu Feroza.
Mobil kami perlahan-lahan berjalan. Semakin lama semakin dekat ke tempat kecelakaan terjadi.
Ketika posisi kecelakaan tinggal berjarak tiga mobil, saya melihat pemandangan yang sangat mengerikan. Di lokasi kecelakaan terlihat terjadi banjir darah di mana-mana. Juga kelihatan seperti serpihan-serpihan daging berserakan. Saya tidak mengira kejadiannya separah ini.

Jumat, 15 Juli 2011

Interaksiku Dengan Artis - Mrs. X ...

Menurut saya, ini adalah cerita yang paling menarik.
Suatu hari di depan rumahku ada taksi mondar-mandir berkali-kali mencari alamat. Mungkin karena sudah tidak sabar akhirnya penumpangnya turun. Ternyata penumpangnya cewek dan cantik banget. Rasa-rasanya saya sama istri mengenali wajahnya. Rupanya karena terus-menerus menelepon sampai-sampai dia kehabisan pulsa. Diapun mampir ke counter pulsaku untuk membeli pulsa. Mentari 50 ribu.

Interaksiku Dengan Artis - Cut Tari ...


Pada saat adiknya meninggal saya diundang untuk ikut selamatan di rumah Cut Tari. Kalo ga salah dua atau tiga kalian. Ibuknya Cut Tari dan keluarganya di komplek dikenal baik. Ramah dan biasa saja bergaul dengan tetangga.
Sayangnya doi kena kasus yang "itu". Kasihan saya sama dia dan keluarganya.
Eh ... Ngomong-ngomong Cut Tari pernah beli pulsa di counter pulsaku loh.
Ini nomor telepon do'i : 0813 1932 sekian sekian sekian sekian ...
Silahkan dihubungi ...

Interaksiku Dengan Artis - Pemain Sinetron PPT & Johannes Subrata ...


Kalau Jumatan biasanya kami selalu bertemu.
Soalnya biasanya kami datang sholat Jumat agak telat. Jadi duduknya dapat paling belakang ...

Interaksiku Dengan Artis - Deddy Mizwar ...


Saya dan Deddy Mizwar biasa cukur/potong rambut di tempat yang sama. Dan yang lebih istimewa lagi adalah siapa yang mencukur rambut kami.
Siapakah diaaaa .... ????
Tukang cukur Deddy Mizwar, aku sama anakku yang cowok adalah orang yang sama. Dan dia adalah suaminya karyawati yang bekerja di counter pulsaku ...

Preman Angkot ...

Sore itu aku mau pulang ke kost-kostan setelah mengunjungi saudaraku di Jakarta Utara. Setelah berganti beberapa kendaraan, angkutan yang terakhir aku naiki adalah angkot KWK-06.
Waktu aku naik di dalamnya sudah ada 4 penumpang. 3 orang laki-laki dan seorang perempuan (seorang ibu-ibu).
Sampai di daerah pertigaan yang menuju Bintaro (saya ga ingat namanya) ibu-ibu tadi mau turun. Tetapi salah seorang laki-laki sepertinya sengaja menutup pintu. Sepertinya menghalang-halangi jalan ibu-ibu yang mau keluar tadi. Lelaki yang sebelahku yang sepertinya sedang teler/mabok (atau pura-pura teler ya?) ikut memepet ibu-ibu tadi. Jadinya ibu-ibu tadi kesulitan turun dari angkot. Laki-laki yang satunya yang badannya paling besar hanya melihati saja. Dia memakai kacamata hitam ala Stallone Cobra.

Kamis, 14 Juli 2011

Telur Ikan ...


Di dunia ini ada tiga makanan yang paling aku sukai.
1. Durian,
2. Pete, dan
3. Telur ikan.
Pokoknya untuk tiga makanan itu aku bela-belain ga beli baju dah ... (belinya kaos saja !)
Cerita tentang telur ikan ini akau dapat waktu saya ada tugas ke Pangkalan Bun (Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah) bareng Pak Risa sama Didik.

Penempatan Duto ...


Habis menerima kenyataan pahit setelah melihat pengumuman penempatan (aku ditempatkan di Sampit) aku pulang ke kost-kostan. Hari itu aku balik ke kost-kostan bareng Duto. Duto ini berasal dari Pati. Dan di mana dia ditempatkan ? Ya di Pati juga. Enak banget kan ? (homebase maaaan ... homebase !!!).

KA Gaya Baru ...

Suatu malam untuk pertama kalinya akan berangkat kerja menggunakan moda transportasi kereta api. Itu adalah atas anjuran Bapak saya. Menurut beliau naik KA akan lebih enak daripada naik bis malam karena bebas macet.
Akupun menuruti nasehat beliau. Malam itu saya akan naik kereta api dari Stasiun Kutoarjo menuju Jakarta. Kereta yang akan saya tumpangi adalah KA Gaya Baru Malam yang akan berangkat jam 7 malam. Saya menuju Stasiun Kutoarjo dengan angkot. Sampai di sana saya jam 7 kurang 5 menitan. Segera saya beli tiket dan langsung masuk melalui peron (saya sempat heran waktu habis beli tiket. Kok tiketnya jelek banget. Mirip kartu domino yang sudah usang).
Sampai di dalam saya tengaaaak-tengoook ... tengaaak-tengoook ...

Memandang Laut ...

Tidak terhitung berapa kali saya bolak-balik Wonosobo-Jakarta atau Purworejo-Jakarta dengan bis. Ini saya lakukan terutama waktu kuliah. Biasanya bis yang saya naiki kalo gak bis Sinar Jaya, Damri atau Sumber Alam.
Saya termasuk orang yang sulit tidur kalo lagi naik bis malam. Walaupun sehari-harinya adalah tukang molor, tetapi anehnya saya sulit tidur kalo di bis malam. Ini hanya terjadi kalo saya naik bis malam. Tidak terjadi kalo saya naik kendaraan lain. Lha wong kalo saya naik metro mini saja yang jaraknya dekat bisa ketiduran kok.

Rabu, 13 Juli 2011

Lho ... Itu Saya ...

Kuliah di STAN memang penuh ketegangan. Serasai naik wahana Halilintar atawa Kora-Kora di Dufan. Penuh kejadian yang bisa bikin perut mules. Bukan cuma masalah nilai yang harus memenuhi target agar tidak DO, tetapi juga jumlah absensinya harus memenuhi kuota. Kalo ga memenuhi kuota ya mau ga mau harus rela didepak keluar. Juga masalah kesehatan dan pemakaian narkoba. Semuanya diteliti.
Tapi ternyata permainan tidak cukup berhenti di situ. Masih ada satu lagi yang menghantui mahasiswa di sana. Yaitu penelitian khusus (litsus). Sekarang sih mungkin sudah tidak ada.

Jatuh Cinta (Ketika Nilai Jatuh Cinta Mulai Turun ...)

Jaman saya SD, jatuh cinta rasanya seperti mendapat sebuah sepeda motor mobil second ...
Jaman saya SMP, jatuh cinta rasanya seperti mendapat sepeda motor ...
Jaman saya SMA, jatuh cinta rasanya seperti mendapat TV 29 inch ...
Jaman saya kuliah, jatuh cinta rasanya seperti mendapat LD Player ...
Sekarang ini, jatuh cinta rasanya hanya seperti mendapat sebuah sepatu futsal, atau raket, atau tas cewek ...

Sholat Jenasah ...

Suatu hari waktu saya masih SD ada salah seorang keluarga guru yang meninggal dunia. Kamipun murid satu sekolahan ikutan melakukan sholat jenasah untuk yang meninggal.
Sholat jenasah adalah sholat yang tidak memakai rukuk, sujud, dan lain-lain. Hanya takbir beberapa kali dan langsung salam.
Nah ... Pas sholat jenasah berjamaah berlangsung, salah satu temanku yang namanya Ento, entah lupa atau memang tidak tahu melakukan kesalahan.

Bahasa Inggris ...

Waktu SMA aku termasuk anti banget sama yang namanya pelajaran Bahasa Inggris. Padahal nilaiku sebenarnya ga jelek-jelek amat. Rasa sebel sama pelajaran yang satu ini mulai tumbuh sejak kelas 2 dan berlanjut ke kelas 3. Mungkin karena tidak cocok sama cara guru menyampaikan pelajaran.
Sampai-sampai waktu kelas 3 aku selalu deg-deg plas kalo pas pelajaran berlangsung. Apalagi kalo pas guru pakai acara nanya-nanya atau main tunjuk ke depan. Guru Bahasa Inggris waktu aku kelas 3 SMA memang hobi banget sama cara mengajar model begitu.

Selasa, 12 Juli 2011

Gajah Aneh ...

Suatu hari waktu kelas V SD guru seni lukis kami yaitu Pak Mamek tidak masuk karena ada keperluan. Padahal hari itu ada pelajaran melukis. Oleh kepala sekolah diputuskan bahwa pelajaran melukis akan diisi oleh guru olah raga, yaitu Pak Tri.
Rupanya Pak Tri ini tidak punya bakat menggambar sama sekali. Jadi apapun yang dia gambar di papan tulis jadinya jelek banget. Bahkan kadang-kadang kami tidak mengenali itu gambar apa.

Wafer Kong Guan ...

Adik saya yang pertama (cewek) waktu kecil tengil banget. Nyebelin pokoknya. Saya sering banget bertengkar atau bersaing sama dia. Terutama kalau masalah rebutan makanan.
Salah satu yang paling sering menimbulkan pertengkaran adalah kalo ibu habis membeli biskuit kaleng merk Kong Guan. Karena aku sudah SD sedangkan dia masih TK makanya dia pulangnya lebih cepat.

Debet - Kredit

Karena sudah cukup lama bekerja di kantor untuk penyegaran pada tahun 2001 saya bermaksud  ikut kuliah lagi. Aku mau ikut Ajun Akuntan. Pendaftaran dan tesnya bisa dilakukan di beberapa tempat. Saya sendiri mendaftar dan ikutan tes di BPLK Jogjakarta.
Tapi karena sudah lama ga belajar dan ga berhubungan dengan pelajaran akuntansi makanya hal-hal yang sangat mendasarpun aku lupa. Misalnya dalam kasus letak kolom debet sama kredit dalam pembukuan. Yang di kanan debet atau kredit dan sebaliknya saya sudah ga ingat lagi.

Puncak ...

Pernah saudara saya yang masih terhitung pak lik berkunjung ke rumahku di Jakarta. Dia bermaksud menginap beberapa hari di rumahku. Dia bilang pengen diantar ke Puncak. Dia penasaran mau  melihat Puncak yang begitu termashyur.
Pada hari Sabtunya kuantar dia ke Puncak. Hitung-hitung sekalian liburan keluarga. Kami berangkat pagi-pagi agar tidak macet.
Sekitar satu setengah jam kemudian kami tiba di Puncak. Dan saya berhenti di Puncak Pass untuk menikmati segarnya udara pegunungan dan mencicipi beberapa makanan dan minuman penghangat badan.
Pagi itu kulihat tampang saudaraku itu masgul. Terlihat kekecewaan di mukanya.

Senin, 11 Juli 2011

Toilet ...

Waktu SMA saya pernah main ke Jakarta. Tapi walaupun baru pertama kali ke Jakarta. Saya sudah berani platasan keliling Jakarta naik bis kota. Saya suka sekali naik bis tingkat jurusan Blok M-Kota. Biasanya saya selalu naik di bagian atas dan duduk di kursi paling depan. Saya suka sekali melihat-lihat gedung pencakar langit yang tidak saya jumpai di Wonosobo.
Suatu hari saya main ke Citra Land Mall Grogol. Di sana saya cuma muter-muter saja. Ga ada yang dibeli karena kantong cekak. Kelamaan di hawa dingin saya kebelet kencing. Saya segera mencari-cari toilet. Di pojokan aku lihat ada tanda toilet. Saya menuju ke sana. Tapi sayang sekali di depan saya sudah ada yang masuk duluan. Sayapun menunggu di luar.
Pas nunggu itu ada satpam yang melihati saya. Dia mendekati saya dan bertanya:
Satpam : "Mau kemana Mas?"
Saya     : "Mau ke WC Pak ..."
Satpam : "Masuk saja !"
Saya     : "Di dalam ada orangnya Pak ..."
Satpam : "Ga papa. Masuk saja. Di dalam WC-nya banyak ..."
Dengan sedikit ragu-ragu aku membuka pintu dan masuk.
Ternyata di dalam ramai dan memang WC-nya banyak. Ada yang berdiri dan ada yang dalam bilik-bilik.
Hmmm ... Asyeemm ... Konangan ndesoneee ... 

Oncom ...



Sebelum datang ke Jakarta saya belum pernah melihat seperti apa wujud dan rasa yang namanya oncom. Itu yang melatar belakangi cerita saya yang satu ini.
Suatu hari saya naik metromini S-71 jurusan Blok M-Petukangan. Sampai di daerah Tanah Kusir di pinggir jalan saya melihat tukang sayur mendorong gerobaknya. Waktu itu saya merasa iba dan kasihan sekali. Bagaimana tidak. Barang dagangan orang tadi segerobak busuk dan jamuran semua. Saya masih kepikiran waktu saya sudah sampai di kost-kostan.
Beberapa lama kemudian barulah saya ketahui bahwa barang dagangan yang dibawa tukang sayur yang dulu adalah oncom. Menurut saya bentuknya mirip tempe atau tahu busuk. Hati saya jadi plong dan lega sekali. Itu saya ketahui setelah melihat tukang sayur yang mendorong-ndorong gerobak di bilangan Sarmili ...
Waahh ... Keren banget ... Bilangan Sarmili katanya ...

Aqua ...

Walaupun pendiri dan asal muasal produk air mineral kemasan adalah dari Wonosobo, tetapi kami sendiri masyarakat Wonosobo masih awam dengan produk yang satu ini.
Bagaimana tidak ? Kami yang nota bene tinggal di daerah pegunungan tentu saja heran ada air putih kok dijual waktu itu perliter Rp. 500,- untuk kemasan 1 liter. Padahal harga bensin saat itu masih Rp. 380,-/liter.
Orang Wonosobo yang dalam sehari-harinya selalu berhadapan dengan air sejernih air kemasan  menduga bahwa produk ini tidak akan pernah laku. Tentu saja kami tidak tertarik dan tidak pernah menkonsumsi produk ini. Memang kenyataannnya di Wonosobo air di parit saja bisa sejernih air mineral.
Suatu hari ada salah seorang tetangga kami  bercerita (tepatnya mengarang) bahwa dia pernah membeli Aqua. Kata dia rasanya asin-asin manis. Mau tidak mau kami percaya saja sama dia. Lha wong dia itu satu-satu sumber yang mengaku pernah minum Aqua.Walaupun dia sudah cukup dikenal sebagai tukang ngarang.
Tapi sekarang kami sudah tahu seperti apa rasanya Aqua lho. Tapi kebanyakan dari masyarakat sana juga masih penasaran. Seperti apa sih rasanya french fries sama carica ...

Canon ...

Cewek: Aku paling seneng nonton Canon. Itu tuh ... detektif cilik yang di Indosiar ...
Cowok: Canon ? Emang mau fotokopi ! Conan kaleee ...

Kisaran ...

Ibu-ibu: "Berapa harga semen di Jakarta Pak ?"
Tukang: "Harganya di kisaran 52 ribu s.d. 54 ribu rupiah Bu !"
Ibu-ibu: "Saya nanya harga semen di Jakarta Pak. Bukan harga semen di Kisaran ...!!!""

Teka-Teki 3 ...

Suatu hari seorang pengusaha yang kaya raya bermaksud melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri. Tetapi pagi itu di perjalanan menuju bandara, dia mendapat cerita dari sopir pribadinya bahwa temannya yang menjadi penjaga malam di rumah pengusaha itu sewaktu tidur tadi malam bermimpi bahwa pesawat yang akan ditumpanginya meledak di udara.
Karena pengusaha itu termasuk orang yang percaya sama hal-hal yang berbau takhayul, maka untuk lebih berhati-hati diapun membatalkan perjalanannya.
Beberapa jam kemudian dia melihat sebuah stasiun televisi menayangkan berita tentang sebuah pesawat yang mengalami kecelakaan karena meledak di udara. Seluruh penumpang dan awak tewas.Pesawat itu adalah pesawat yang sedianya akan dia tumpangi tadi pagi. Dia sangat bersyukur sekali.
Malamnya ketika sampai di rumah dia langsung memanggil penjaga malamnya. Kepada penjaga malamnya itu dia memberikan uang yang cukup banyak dan langsung memecatnya.
Kenapa dia melakukan itu ?

Teka-Teki 2 ...

Suatu malam terlihat seseorang sedang menuntun motor Mio menuju arah keluar sebuah perumahan. Ketika sedang melewati gerbang perumahan dia ditanya oleh satpam.
Satpam: " Motornya kenapa Pak ?"
Orang : "Kabel koplingnya putus Pak ..."
Satpam itu langsung berteriak sama temannya: "Tangkap !!!"
Apa alasan satpam melakukan itu?

Rambutnya ...

Saya termasuk orang yang susah tidur malam. Anehnya cuma kalo tidur malam. Kalo tidur di jam-jam lainnya sich ga usah ditanya lagi. Saya termasuk ahlinya.
Ini pula yang mengakibatkan suatu malam saya duduk merenung di kursi teras kost-kostan.  Malam itu suasananya sudah sangat sepi. Karena memang sudah larut malam. Waktu saya lagi menikmati heningnya malam tiba-tiba kudengar suara pintu kost-kostan sebelah terbuka. Akupun menengok. Ternyata anak gadis putrinya bapak kost sebelah yang masih SMA mau membuang sampah. Dia menyelidiki keadaan sekelilingnya dengan seksama. Setelah yakin tidak ada orang di luar barulah dia keluar menuju tempat sampah.
Apa sich yang istimewa ?
Istimewanya, dia adalah anak yang sangat ketat mengenakan jilbab. Sehari-hari dia selalu mengenakan pakaian yang menutup aurat secara full. Tidak pernah lepas dari busana muslimnya. Tetapi malam itu saya melihat dia keluar tetap memakai gamis putih tetapi tidak mengenakan kerudung di kepalanya. Rambutnya lebat, hitam legam dan panjangnya sampai di bawah pinggang. Berkibar-kibar tertiup angin. Seperti sedang melihat iklan shampo saja rasanya.
Rupanya dia tidak melihatku karena aku berada di teras yang gelap karena lampu kumatikan. Sedangkan aku dapat dengan jelas melihat wujud dan gerak-gerik dia. Sampai balik lagi masuk rumahpun dia tidak menyadari keberadaanku. Peristiwa ini aku rahasiakan sampai kutulis di sini ...
Ini termasuk rejeki bukan ya ...

Minggu, 10 Juli 2011

Nyengget Layangan ...



Kalo main layang-layang sich ga usah diceritakan lagi. Sampai sekarang ga anak kecil ga orang dewasa ga kakek-kakek masih saja banyak yang getol sama permainan ini. Tapi di sini saya akan menceritakan hal yang masih berhubungan dengan layang-layang, tapi yang ini lebih memacu adrenalin karena berbau persaingan sengit. Bahkan kadang-kadang menyerempet bahaya maut.
Permainan ini adalah nyengget layangan atau mengejar layang-layang putus.
Pada saat musim layang-layang biasanya banyak orang yang sangkutan/main adu kuat benang layang-layang. Resikonya yang kalah akan putus dan layang-layangnyapun melayang tanpa kendali. Di sinilah para penggemar permainan pemicu adrenalin bersiap-siap menunggu mangsa. Berbekal berbagi piranti semisal batangan bambu atau batangan kayu mereka mengejar layang-layang yang putus tadi.
Dalam permainan ini logika sudah tidak dapat dipakai lagi. Layang-layang yang harganya paling-paling waktu Rp. 15,- dikejar kemanapun dia terbang. Menyeberang jalan raya tanpa tengak-tengok (karena muka dia terus menghadap ke atas mengawasi arah jatuhnya layang-layang) adalah hal biasa.  Tidak peduli kadang-kadang jaraknya sampai melewati hutan dan desa tetap dikejar. Memanjat pohon setinggi apapun kalo layang-layangnya nyangkut. Sudah gitu kadang-kadang kalo sudah dapat dirobek-robek bersama-sama lagi. Wis pokoknya ga bisa dipikir dengan nalar dan akal sehat.
Tapi soal kepuasan batin jangan ditanya. Ga usah jadi juaranya, sudah bisa ikutan kompetisinya saja sudah begitu bangga. Rasanya seperti menjadi laki-laki sejati. Sejati ... Memang bikin bangga ...

Rugos ...

Kejadian ini kalo ga salah terjadi waktu aku kelas 4 SD. Hari itu temanku Noni (Roni Wahyudi) datang sekolah dengan membawa buku tulis yang di bagian cover depannya dia tulisi namanya sendiri. Ini akan menjadi hal biasa jika tulisannya adalah tulisan tangan. Kalo tulisannya jelek berarti dia menulis sendiri dan kalo tulisannya bagus berarti dituliskan oleh bapaknya.

Medan ...

Emang seberapa pentingnya sich kota Medan ?
Kok tidak di Jakarta atau di kota-kota lain, kalau mau melakukan sesuatu kita mesti menguasai medan duluan ...

Banten ...

Perlu dua kali kena AIDS untuk membunuh orang Banten ...
AIDS pertama untuk melumpuhkan ilmu kebalnya ...
AIDS kedua untuk merusak kekebalan tubuhnya ...

Sabtu, 09 Juli 2011

Saudara atau Uang ...

Kata-kata yang sering dipakai saat ini adalah: "UANG TIDAK MENGENAL SAUDARA".
Marilah kita ubah kata-kata itu menjadi: "SAUDARA TIDAK MENGENAL UANG" .
Oke fren ...???

Gundala Sampai Ajal ...

Kesenanganku sama komik jangan ditanya lagi. Maniak pokoknya. Sampai-sampai waktu SD saya rela jadi penjaga persewaan komik punya Pak Lik saya tanpa digaji.
Suatu hari Pak Likku baru saja kulakan komik baru. Salah satu komik yang dibeli judulnya "Gundala Sampai Ajal" karangan Hasmi. Saya sama Hamek (teman saya yang pernah ketemu di kantor polisi waktu saya cari SKKB) menduga pasti judul sama isinya gak sesuai. Masak sich superhero hebat penguasa petir seperti Gundala akhirnya bisa dikalahkan oleh Si Pengkor musuh bebuyutannya yang jelek, kuntet dan bongkok itu.

Acara Bodoh: On The Spot Trans 7


Sejak kecil saya termasuk orang yang sangat menyukai acara televisi yang berisi tentang ilmu pengetahuan, realita kehidupan, alam, pengetahuan umum, dan lain-lain. Intinya adalah acara yang bersifat dokumenter. Kalaupun fiksi ya fiksi yang bersifat ilmiah (science fiction).
Oleh karena itu saya menyambut antusias munculnya acara On The Spot di Trans 7. Buat saya acara ini bisa menjadi semacam obat rindu sejak acara-acara produksi National Geographic, Discovery dan BBC makin jarang ditayangkan. Mungkin tinggal ANTV yang masih menayangkannya.
Untuk satu episode acara semacam Flora & Fauna-nya TVRI saja, saya bisa menonton sebanyak  lebih dari sepuluh kali. Karena begitu intensnya saya mengikuti acara-acara semacam itu makanya saya sampai hafal seluk beluk kehidupan binatang.
Berbekal dari pengetahuan itulah saya bisa menilai bahwa materi program acara On The Spot  makin lama makin ngawur. Saya tidak menyangka jika sebuah stasiun televisi berkelas nasional seperti Trans 7 membuat sebuah program acara tanpa ada seorang pengawas yang cukup ahli mengenai materi yang disajikan.
Melalui Kompasiana ini saya memberikan saran kepada pihak yang membuat program acara On The Spot Trans 7 agar lebih selektif dan melibatkan pihak yang lebih berkompeten agar materi yang disajikan lebih sesuai dengan kondisi di lapangan maupun dengan ilmu pengetahuan.


Contoh kasus:
Sebagai contoh adalah yang menayangkan 7 hewan pencuri versi On The Spot:
1. Kera
2. Camar Laut
3. Heyna
4. Scorpion Fly
5. Serigala Abu-Abu
6. Gurita
7. Tupai.


Dari 7 itu yang di alam punya sifat pencuri hanyalah Heyna. Di mana dia biasa mencuri makanan dari cheetah, macan tutul, anjing liar dan singa betina (karena Heyna tidak berani menghadapi singa jantan). Itupun pembahasannya ngawur dan tidak nyambung.
Yang paling parah adalah saat memasukkan gurita sebagai hewan pencuri.
Naratornya mengatakan bahwa gurita biasa mencuri ikan, kepiting, udang dan lain-lain.
Mencuri dari siapa? Lha wong di layar terlihat bahwa dia menangkap sendiri mangsanya gitu kok.
Mencuri dari alam?
Pokoknya ngawur dah …



Sumber:


http://hiburan.kompasiana.com/televisi/2011/07/01/acara-bodoh-on-the-spot-trans-7/

Jumat, 08 Juli 2011

Pak Gimbal ...

Ini adalah kisah tentang seorang sopir angkutan jurusan Wonosobo-Purworejo. Angkutan ini merupakan kendaraan berbentuk bus berukuran mini. Kami biasa menyebutnya mikro.
Saya tidak tahu Pak Gimbal itu nama asli atau hanya julukan saja. Rambutnya juga tidak gimbal seperti Bob Marley atau mBah Surip. Tampang, kumis sama rambutnya persis seperti Sam Bimbo.
Melihat tampang dan perawakannya, orang akan berpikir bahwa dia adalah tukang kebut-kebutan. Tetapi ternyata bukan itu yang membuat dia terkenal. Dia terkenal justru karena cara nyopirnya yang lambat, tukang ngetem dan telaten sekali mencari penumpang. Biar kata penumpang di kejauhan masih kelihatan sebesar batang pentol korek api, dia akan dengan sabar menunggunya. Anak-anak sekolah, termasuk adik-adikku paling anti naik angkutan yang satu ini.
Suatu hari saya bertiga dengan adik-adik saya yaitu Iis dan Indra (Hesti) disuruh ibu membeli tape merk SIMBA  untuk adik bungsu saya Hendrat. Kami membelinya di toko "SINAR". Sehabis membeli tape kami mencari angkutan di depan toko roti "VARIA".
Peruntungan kami waktu itu rupanya sedang kurang baik. Yang ada di sana ternyata mobil angkutan punya Pak Gimbal. Adik-adik saya ga mau naik. Tapi saya ga enak karena kenal sama dia dan diapun sudah melihat kami. Akhirnya kami terpaksa naik. Rupanya Pak Gimbal bisa membaca gelagat bahwa kami naik angkutannya karena terpaksa.
Mungkin untuk membalas dendam dan melehke (menyindir) adik-adik saya, dia segera mengajak kernetnya berangkat. Tidak seperti biasanya. Mobilnya langsung tancap gas, ngebut dan tidak pernah ngetem mencari penumpang. Mobilnya hanya berhenti kalo ada penumpang naik atau turun saja. Bahkan sampai di Kertek, di mana biasanya semua angkutan berhenti untuk ngetem dan mencari penumpang, dia tetap langsung bablas. Pokoknya ngebut terus seolah-olah mau beraksi dan memberikan bukti sama kami, bahwa diapun bisa sama dengan angkutan-angkutan lainnya.
Nah ... Saking ngebutnya itu (atau mungkin karena tidak terbiasa ngebut), sampai-sampai waktu menurunkan penumpang di Kalikajar kernetnya ketinggalan. Dia baru menyadarinya setelah sampai di Tanjungsari. Ternyata asisiten dia tukang tarik ongkos angkutan sudah tidak ada. Akhirnya terpaksa dia memperlambat laju kendaraannya. Dia berharap kernetnya numpang angkutan di belakangnya. Benar saja. Beberapa menit kemudian ada mikro lain yang menyusul dengan membawa kernetnya. Lalu diapun melaju dengan kencangnya menuju Sepuran. Setelah sampai kami turun di depan Pasar Sapuran. Dari spion kulihat tampang Pak Gimbal puas dan bangga karena sudah berhasil ngebut waktu membawa kami tadi.
Dari depan pasar kami berjalan kaki menuju rumah makan "TENDA BIRU". Di sana ibu dan adikku sudah menunggu kami ...

Agus - Tidur Di Cat ...

Agus ini sebenarnya aslinya orang yang sederhana. Cita-cita dan khayalan dia waktu itu adalah pingin pulang kampung ke Losari, Cirebon dengan mengendarai motor GL-Pro sambil nyangklong tas ransel di punggungnya. Pasti keren sekali balik ke kampung dengan gaya seperti itu katanya. Saya ga tau cita-cita dia ini akhirnya kesampaian apa ga.
Ini cerita lain tentang dia yang masih aku ingat.
Pas mau naik ke tingkat III Agus bermaksud pindah kost-kostan dari Jengkol ke pinggiran PJMI (sorry Gus ! Lu masih belum masuk wilayah PJMI !). Kebiasaan buruk beberapa warga pemilik kost-kostan di situ, kalo tahu ada anak kostnya yang mau pindah maka dia ga akan dianggap lagi. Dicuekin.
Ini pula yang menimpa Agus waktu mau pindah kost (padahal jatah dia masih sekitar beberapa minggu lagi).
Pagi itu dia tidur sampai siang karena hari libur (tentu saja setelah sholat Subuh choi). Lagi enak-enaknya tidur bapak kost masuk ke kamarnya dengan membawa kuas dan sekaleng cat. Dan tanpa perasaan maupun tenggang rasa dia mengecat kamarnya Agus. Padahal penghuninya masih enak-enaknya molor di dalam kamar itu juga.
Nasib anaaaak kooossst ...

Agus - Tira Loiz

Ini adalah kisah temanku Agus. Dia adalah teman sekamarku di kost-kostan di Sarmili waktu masih tingkat I. Dia pula yang mempengaruhi aku untuk kost di di situ.
Begini kata-kata dia dulu waktu menghipnotis aku:
"Wiiiid ... Wiiiid ... Ayo kita kost di sini saja ..."
"Kamarnya baguuuusss ..."
"Lemariny gedeeee ..."
Begitulah ... Akhirnya aku berhasil digendam sama dia dan ngekost di situ.
Beberapa momen khusus yang kuingat tentang dia adalah saat kami baru saja naik ke tingkat II. Waktu itu kami baru saja pulang dari liburan di kampung masing-masing. Dan biasanya kalo baru balik dari mudik kami membeli beberapa pakaian baru.
Waktu itu lagi ngetop-ngetopnya merk jeans. Semua merk laku dan itu tergantung kelas-kelas pembelinya. Kalau kalangan bawah biasanya belinya merk JJ atau Lee. Kalangan menengah biasanya beli merk Tira atau Lois. Sedangkan bagi mahasiswa yang masuk golongan borjuis biasanya belinya merk Lee Cooper atau Levis. Tetapi tidak kurang pula para mahasiswa penggemar merk-merk abal-abal alias aspal. Asli tapi palsu ...
Nah ... Hari pertama masuk itulah kami melihat Agus memakai baju baru. Kami percaya. Harga baju dia itu pastilah luar biasa mahal.
Kenapa? Karena  baju itu adalah hasil kolaborasi dari dua merk top. Buktinya merk di kantong bajunya adalah TIRA sedangkan merk yang di bagian belakang kerah adalah LOIS ...
(Ha .. ha .. ha ... Rupanya pemalsunya terlalu semangat sampai-sampai pasang dua merk di satu baju ...)

Kamis, 07 Juli 2011

Kampanye Golkar

Jaman saya SD dulu masalah kampanye pemilu jangan ditanya lagi gaungnya. Menjadi obyek wisata dadakan. Ramai dan meriah nyaris tanpa kekerasan. Waktu itu hanya ada dua partai politik peserta pemilu. Yaitu PPP, Golkar dan PDI. Lho kok tiga? Katanya dua. Ya memang begitu adanya. Waktu itu Golkar tidak mau disebut sebagai partai politik. Dia maunya di sebut Golongan Karya. Jadi peserta pemilu waktu itu terdiri dari dua partai politik dan satu golongan karya. Unik bukan? Mungkin satu-satunya di dunia.

Menjadi Bos Itu Mudah & Murah ...

Bagaimana cara paling mudah, murah dan cepat untuk menjadi bos.
Cara ini memang terbukti cepat, mudah dan murah. Hanya dalam waktu sekejap anda akan mendapat panggilan bos dengan penuh keikhlasan.
Apa yang harus anda lakukan?
Ini dia:
1. Jika nambal ban ongkosnya 7 ribu. Bayarlah dengan uang 10 ribuan. Kembaliannya ga usah diambil. Anda akan segera mendapat panggilan bos. Biasanya ditambah bonus doa lagi. Ingat ini adalah doa dari tukang tambal ban. Doanya orang teraniaya. Jadi kualitas dan mutunya terjamin. Makbul dan mujarab.
2. Jika parkir ongkosnya seribu, bayarlah 2 ribu. Hanya mengeluarkan seribu rupiah anda akan segera menjadi bos.
3. Kalo anda naik angkot bulatkan menjadi ribuan ke atas. Misalnya ongkosnya 2500, bayarlah 3000. Untuk menjadi bos dengan cara ini ongkosnya malah lebih murah lagi. Hanya 500 perak ...
Selamat mencoba ...

The Incredible Ondhot - Mendadak Sunat ...

Suatu hari kami akan mengadakan selamatan 1000 hari meninggalnya mbah Kakung kami tercinta. Dapur kami ramai sekali dengan orang-orang yang sedang memasak. Banyak tetangga yang rewang (ikut membantu memasak) di rumah kami.
Pas lagi ramai-ramainya acara masak-memasak datanglah Ondhot ke rumahku.

Rabu, 06 Juli 2011

Jangan Terlalu Pikirkan Materi ...

"Dalam hidup ini kita jangan terlalu ngoyo mencari uang",
"Tidak semua urusan di dunia bisa diselesaikan dengan uang",
"Kebahagiaan tidak melulu soal uang".

Eh maaf ya. Saya ngantuk ...
Mau istirahat dulu. Soalnya besok mau cari uang ... ( Lho ???)



LPI ...

Obrolan di suatu siang :
Ibu    : "Kamu harus kursus Bahasa Inggris di LPI. Biar pinter ..."
Anak : " ILP kali bu ..."
Ibu    : " Eh ... ILP ya ?"

Pengumuman Ujian Masuk STAN 2011 & Soal-Soal USM STAN

Buat Bapak/Ibu yang berminat mendaftarkan putra-putrinya ke STAN dan adik-adik yang ingin kuliah di STAN pengumuman ujian masuk STAN sudah saya upload.
Silahkan diunduh ...

Untuk belajar menghadapi USM STAN juga telah diupload Kumpulan Soal USM STAN.
Silahkan diunduh ...

Terima kasih ...

Permen Micky ...

Pagi itu kami, beberapa teman sekantor sedang memperbincangkan sesuatu. Sesuatu yang sedang kami bahas itu ada di hadapan kami. Yaitu sebungkus permen. Permen itu terletak di atas meja dan posisi kami mengelilinginya.
Apa yang aneh dengan sebungkus permen itu sehingga sampai-sampai pagi itu kami membicarakannya?
Permen itu kami bicarakan karena bentuknya yang tinggal separuh karena sebagian sudah dimakan tikus tadi malam. Tikus itu tidak menghabiskan mungkin karena sudah kekenyangan. Atau bisa saja dia takut kena diabetes. Lagi seru-serunya kami berbincang dan tertawa-tawa, tiba-tiba kepala kantor kami datang. Tanpa ba bi bu ... mungkin maunya sok akrab dia ambil saja permen itu dari atas meja.
Dan langsung beliau masukkan ke mulut tanpa kami sempat mencegahnya ...
Emm ... aem .. aem ... aem ...
Enak sekali tampaknya ...
Beliau kelihatan sangat menikmatinya ...
Kamipun hanya bisa saling berpandangan mata.
Sampai sekarang aku masih penasaran ...
Pengen nanya enak ga makan permen bekasnya Micky ...

Pening kepalaku ...

Suatu hari di sebuah counter pulsa ...
Karena karyawan sedang pulang kampung jadinya hari itu aku yang nungguin counter. Ada dua orang asisten membeli pulsa. Yang satu pulsa Simpati dan yang satunya pulsa XL.
Yang XL langsung masuk. Sedangkan yang Simpati ditunggu sampai lama ga masuk-masuk.
Aku tanya sama dia:
"Ini nomornya bener apa salah mbak?"
"Sudah bener ini pak".
Untuk memastikan nomornya benar atau salah aku miskol saja nomer hp-nya. Terdengar nada sambung berbunyi. Tapi hp mbak-nya tadi tidak berbunyi. Jelas dia telah salah menulis nomor hp-nya di kertas transaksi.
Aku bilang sama dia:
"Mbak ini nomor hp-nya salah. Ini nomor orang lain. Pulsanya sudah masuk, jadi mbak tetap harus bayar".
Kata dia : " Lho kok pulsaku bisa masuk ke nomor orang?"
Dia segera pinjem hp XL punya temannya. Kemudian dia hubungi nomor hp punya punya orang lain yang dia tulis di daftar transaksi.
Begini dialog selanjutnya:
Dia     : "Halo .."
Orang : "Ya halo ..."
Dia     : "Halo ... Kok bapak bisa megang nomor hp punya saya sich ...?"
Orang : "Lho ini nomor hp saya sendiri kok ..."
Dia     : "Bukan pak. Ini nomor hp saya. Baru saja saya isi tadi. Tapi kok bapak bisa pake nomor hp saya ?"
Orang : "Ini nomor hp saya sendiri ..."
Sore itu kepalaku pening dan hatiku nelangsa sekali mendengar dialog mereka berdua di telepon ...
Apalagi teman dia. Ku lihat  tampangnya cemas dan sengsara karena pulsa XL-nya dipakai untuk bertengkar dengan nomor Simpati oleh temannya ...